• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pasang Iklan
Sabtu, 15 Agu 2026
Radar Yogyakarta
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Yogyakarta
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Viral
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Finance
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Home
  • Nasional
  • Yogyakarta
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Viral
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Finance
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
No Result
View All Result
Radar Yogyakarta
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Yogyakarta
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Viral
  • Opini
  • Lainnya

Inggris Gagal Juara Piala Dunia Lagi, Thomas Tuchel Tegaskan Bukan Karena Kutukan

Redaksi Radar Yogyakarta by Redaksi Radar Yogyakarta
4 minggu ago
in Olahraga
Inggris Gagal Juara Piala Dunia Lagi, Thomas Tuchel Tegaskan Bukan Karena Kutukan
0
SHARES
6
VIEWS

Radaryogyakarta.com – Inggris kembali harus mengubur mimpi mengakhiri penantian panjang untuk menjadi juara dunia. Setelah 60 tahun sejak mengangkat trofi Piala Dunia 1966, The Three Lions kembali gagal melangkah ke partai final usai dikalahkan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026.

Bagi penggemar sepak bola, mengikuti perkembangan pertandingan melalui Lagatv menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan informasi terbaru. Selain itu, banyak pecinta sepak bola juga mencari layanan nonton timnas indonesia agar tidak ketinggalan aksi skuad Garuda di berbagai ajang internasional.

Inggris Tersingkir Dramatis oleh Argentina

Pada laga semifinal yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB, Inggris harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 1-2.

Tim asuhan Thomas Tuchel sebenarnya mampu unggul lebih dahulu melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga peluit akhir setelah Argentina berhasil mencetak dua gol balasan pada menit-menit akhir pertandingan.

Hasil ini membuat Inggris kembali gagal mencapai final dan memperpanjang puasa gelar Piala Dunia yang sudah berlangsung selama enam dekade.

BeritaTerkait

Klopp Sebut Kondisinya Kembali Prima dan Siap Tangani Timnas Jerman

Newcastle Datangkan Winger Muda Pantai Gading Bazoumana Toure

Cristiano Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Menjadi Penampilan Terakhirnya

Thomas Tuchel Bantah Adanya Kutukan Inggris

Usai pertandingan, Thomas Tuchel menolak anggapan bahwa kegagalan Inggris disebabkan oleh kutukan yang terus menghantui sejak menjadi juara dunia pada 1966.

Menurut pelatih asal Jerman tersebut, setiap edisi Piala Dunia memiliki cerita yang berbeda dengan pemain, pelatih, serta lawan yang berbeda pula.

Tuchel menegaskan dirinya lebih percaya bahwa hasil pertandingan ditentukan oleh kualitas permainan di lapangan dibandingkan mitos mengenai kutukan sepak bola.

Momentum Berubah Setelah Inggris Unggul

Thomas Tuchel menilai Inggris tampil cukup baik hingga berhasil membuka keunggulan melalui Anthony Gordon. Namun, setelah gol tersebut justru terjadi perubahan momentum yang membuat Argentina semakin percaya diri.

Ia menilai tim lawan bermain lebih berani, meningkatkan intensitas permainan, dan mengambil lebih banyak risiko. Sebaliknya, para pemain Inggris mulai kehilangan kebebasan bermain karena merasa harus mempertahankan keunggulan.

Perubahan mentalitas tersebut membuat Argentina mampu menguasai jalannya pertandingan dan akhirnya membalikkan keadaan menjadi kemenangan.

Puasa Gelar Inggris Masih Berlanjut

Sejak menjadi juara Piala Dunia pada 1966, Inggris memang beberapa kali mendekati kesuksesan. Prestasi terbaik mereka setelah itu hanya mampu mencapai peringkat keempat pada Piala Dunia 1990 dan 2018, serta kini kembali terhenti di babak semifinal Piala Dunia 2026.

Kegagalan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Thomas Tuchel untuk membangun kembali mental juara tim nasional Inggris agar mampu bersaing pada turnamen internasional berikutnya.

ShareSendSharePin
Redaksi Radar Yogyakarta

Redaksi Radar Yogyakarta

Berita Terkait

Klopp Sebut Kondisinya Kembali Prima dan Siap Tangani Timnas Jerman

Klopp Sebut Kondisinya Kembali Prima dan Siap Tangani Timnas Jerman

08 Jul 2026
Newcastle Datangkan Winger Muda Pantai Gading Bazoumana Toure

Newcastle Datangkan Winger Muda Pantai Gading Bazoumana Toure

08 Jul 2026
Cristiano Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Menjadi Penampilan Terakhirnya

Cristiano Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Menjadi Penampilan Terakhirnya

08 Jul 2026
Load More
Next Post
Mascherano Nilai Final Ini Layak Dinikmati Dunia 

Mascherano Nilai Final Ini Layak Dinikmati Dunia 

Berita Populer

  • Mengapa Pasang IndiHome Jogja Adalah Solusi Pamungkas Mahasiswa dan Digital Worker

    Mengapa Pasang IndiHome Jogja Adalah Solusi Pamungkas Mahasiswa dan Digital Worker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Tips Cara Merawat Trotolan Murai Biar Fighter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 50+ Daftar Nama Kampus di Jogja, Lengkap Universitas sampai Institut!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4 Kopi Khas Jogja ini Wajib Banget Kamu Coba!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Limasan Klampok, Resto Klasik Jawa yang Instagrammable!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Pilihan SD Swasta Terbaik di Jogja, Mana Favoritmu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Seedbacklink
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pasang Iklan
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 Radar Yogyakarta - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Yogyakarta
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kriminal
  • Viral
  • Opini
  • Teknologi
  • Finance
  • Otomotif
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright © 2025 Radar Yogyakarta - All rights reserved